JALAN HIDUPNYA DITEMPA BAGAI KERIS
AA LANYALLA MAHMUD MATTALITTI
Pengantar Penulis

SATU LANGKAH LAGI

Ungkapan from zero to hero, sudah pantas disematkan ke sosok AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Karena artinya keberhasilan seseorang melewati segala rintangan yang menghalaunya.

Bagaimana tidak, LaNyalla muda awalnya bukan siapa-siapa. Pernah menjalani hidup susah. Meniti dari bawah. Kini menjelma menjadi Ketua Lembaga di Republik ini. Tentu melalui proses panjang yang terekam secara singkat di buku ini.

Dalam banyak kesempatan, LaNyalla selalu mengatakan ingin mewakafkan hidupnya untuk negeri ini. Pun demikian di DPD RI. LaNyalla ingin DPD RI maksimal berbuat untuk daerah.

Karena baginya, wajah Indonesia harus dilihat dari wajah 34 provinsi. Wajah provinsi harus dilihat dari wajah kabupaten kota di dalamnya. Hingga ke pemerintahan terkecil. Desa. LaNyalla ingin Desa juga menjadi kekuatan ekonomi. Menjadi garda utama ketahanan bangsa ini.

Karena itu, LaNyalla terus turun ke daerah. Melihat dan mende- ngar langsung problematika di daerah. Untuk menyuarakan ke- pentingan daerah di tingkat pusat. Agar mendapat perhatian dari pemangku kebijakan.

Legacy itulah yang ingin LaNyalla sumbangkan. Semasa dirinya bersama para Senator di DPD RI memimpin Lembaga tersebut.

Sehingga bila itu tuntas dikerjakan, maka satu langkah lagi dapat digapai. Dari from zero to hero, menjadi from hero to the grea­ test hero. Yakin saja, niat baik menjadi hasil yang baik.

Jakarta, 3 Mei 2021

Sefdin Syaifudin A.

PELAJARAN KEHIDUPAN

Kesuksesan adalah buah dari kerja keras dan keuletan, bukan sesuatu yang hadir tiba-tiba secara instan. Nilai  dan seni kehidupan akan diukur dari konsistensi kita untuk

tetap berusaha bangkit, sesering apa pun ujian kehidupan mem- buat kita terjatuh. Inilah sebagian kecil dari sekian banyak pela- jaran kehidupan yang akan kita dapatkan dari buku “A.A. LaNyalla Mahmud Mattalitti : Jalan Hidupnya Ditempa Bagai Keris”.

Buku ini sangat inspiratif, terutama bagi mereka yang memaknai kehidupan sebagai proses perjuangan, sekaligus manifestasi dari semangat pengabdian, baik sebagai insan Tuhan, maupun sebagai mahluk sosial. Jiwa sosial dan pengabdian LaNyalla mungkin di- dasari oleh dorongan sederhana, yaitu hasrat untuk berbagi ke- bahagiaan dengan orang lain. Namun justru kesederhanaan inilah yang telah memberikan dampak yang luar biasa. Ini terbukti dari banyaknya organisasi yang telah merasakan tangan dingin kepe- mimpinan LaNyalla, hingga pada akhirnya dipercaya memimpin lembaga DPD RI.

Mengibaratkan perjalanan hidup LaNyalla sebagaimana keris ditempa, menyadarkan kita bahwa marwah sebuah keris tidak ter- letak pada seberapa tajam ia bisa melukai, tetapi pada kedalaman

makna filosofis dalam proses pembuatannya : seberapa kuat ia sanggup menahan panasnya api, dan seberapa tangguh ia menahan kerasnya hantaman, hingga akhirnya terwujud sebagai sebuah pu- saka. Dan buku ini kembali mengingatkan kita, bahwa pusaka yang paling ampuh tidak dilandaskan pada runcingnya ujung senjata, melainkan pada kemampuannya menampilkan aura kewibawaan, dan mengaktualisasikan sisi terdalam spiritualitas pemiliknya.

Bambang Soesatyo, S.E.,M.B.A.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia

KUALITAS PEMIMPIN DARI TEMPAAN KEHIDUPAN

About the company

Pengalaman hidup seseorang memiliki berbagai dimensi; sosial, ekonomi, politik, budaya, dan religius. Interaksi kehidupan dalam berbagai dimensi tersebut akan membentuk

karakter dan reputasi seseorang.

Bapak AA LaNyalla Mahmud Mattalitti yang berbagi kisah hidupnya melalui penerbitan buku ini, dapat memberikan gambaran dan pembelajaran tentang arti kerja keras, berani menjawab tantang- an dan melakukan perubahan. Namun juga tetap terus berikhtiar untuk rendah hati dan tawakal kepada Allah SWT.

Tentu cita-cita, cerita, dan pengalaman hidup untuk setiap individu akan berbeda-beda. Tetapi ada satu kesamaan dari kisah hidup banyak tokoh yang bisa kita jadikan pelajaran, yaitu sema- ngat pantang menyerah meskipun menghadapi tantangan seberat apa pun. Termasuk kemauan dan kegigihan untuk kembali bangkit ketika ‘terjatuh’

memahami permasalahan yang dihadapi, dapat menunjukkan jalan untuk mengatasinya, serta dapat menjalaninya dengan berbagai resiko. Seorang pemimpin ditempa hidupnya sehingga memiliki kualitas kepemimpinan yang handal. Baik itu keberanian untuk mengambil keputusan, maupun kemampuan untuk mengajak ba- nyak pihak untuk bergotong royong mencapai tujuan bersama.

Apa pun cita-cita yang kita inginkan, maka kita sebagai manusia yang merdeka dalam meraih hidup yang bahagia dan membawa manfaat.

Selamat membaca

Jakarta, 5 Mei 2021

Dr. (H.C.) Puan Maharani

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia